Sobat manuver, dalam hidup
ini kita harus berusaha untuk menyelesaikan semua masalah yang kita
hadapi. Semua orang pasti memiliki masalah masing-masing. Namun beberapa
orang malah terkesan buru-buru, sehingga mereka mengacaukan semua
masalah dan menjadikannya lebih rumit karena masalah masih saja tak
kunjung selesai.
Mestinya kita harus boisa menyikapi semua masalah yang kita hadapi
dengan kepala dingin dan hati yang tenang. Agar kita tak memperburuk
suasana karena resiko dari keputusan yang kita ambil.
Nah sobat mover, kali ini admin punya kisah inspirasi atau kisah bijak
pentingnya sikap tenang dan sabar dalam menghadapi sebuah masalah yang
kita hadapi. Semoga sobat mover bisa mengambil hikmah dan bisa
mendapatkan motivasi dari kisah bijak ini agar selalu bersikap tenang dalam berbagai situasi.
Di sebuah desa, terdapat sebuah tempat pemotongan kayu. Di sana, para
pria bekerja untuk memotong kayu-kayu yang sangat besar menjadi kayu
yang lebih kecil dan bisa dijadikan berbagai benda dan aksesoris rumah
tangga. Pada hari yang cerah, seorang tukang potong kayu kehilangan jam
tangannya. Dia yakin jam tangan itu terjatuh di atas tumpukan serbuk
kayu yang menggunung di bagian lantai tempat pemotongan kayu.
Suasana menjadi ramai. Para pekerja yang lain membantu mencari jam
tangan itu. Mereka tahu bahwa sang tukang kayu yang kehilangan jam
tangan mendapatkan benda tersebut dari putera semata wayangnya yang
bekerja di kota. Menghilangkan benda tersebut tentu akan membuat sang
putera kecewa karena ayahnya tidak bisa menjaga benda mahal itu dengan
baik. Semua orang mencari, tetapi hingga siang, jam tangan itu tidak
ditemukan.
Pada saat jam makan siang, para pekerja ke luar untuk mencari makan.
Beberapa di antara mereka menghibur pemotong kayu yang kehilangan jam
tangannya, tetapi dia tetap murung dan menyesal karena memakai jam
tangan itu saat bekerja. Dia tidak berselera menghabiskan makan
siangnya, sehingga dia kembali ke dalam tempat pemotongan kayu untuk
mencari jam tangan itu sekali lagi.
Tanpa disadari, di dalam tempat pemotongan kayu ada seorang anak
laki-laki yang memberikan sebuah jam tangan pada tukang kayu tersebut.
Itu adalah jam tangan yang hilang. Sang pemotong kayu tentu senang dan
menanyakan pada anak kecil tersebut, bagaimana dia bisa menemukannya
sementara para pekerja telah mencari jam tangan tersebut sepanjang pagi
dan tidak menemukannya.
Anak kecil itu menjawab, “Saya hanya diam saja saat Anda kehilangan
jam tangan itu dan saat orang-orang mencarinya. Saya menunggu hingga
kalian semua meninggalkan tempat ini. Dengan begitu saya dapat menemukan
jam tangan Anda hanya dengan mendengar suara tik tok tik tok,”
Pria itu tersenyum dan berterima kasih pada anak laki-laki yang
memang sering membantu para pekerja untuk menumpuk kayu yang telah di
potong.
Sobat manuver, saat masalah datang, rasa panik seringkali melanda.
Tidak jarang kita meminta bantuan dari banyak pihak dan mereka tidak
keberatan untuk membantu kita. Hanya saja, seringkali menyelesaikan
masalah bersama-sama dan tanpa pemikiran justru tidak menyelesaikan
apapun. Kadang, duduk diam terlebih dahulu dan memikirkan pemecahan
masalah akan lebih baik daripada ‘mengeroyok’ masalah tersebut tanpa
pemikiran yang matang.
Masalah hanya akan terselesaikan dengan baik
melalui pemikiran yang tenang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar